Al-Saleem TransportAl-SaleemTransport
Panduan Ziarah Lengkap

Baik ini kunjungan pertama atau kesepuluh Anda, panduan ini menuntun Anda menyusuri tempat-tempat suci dan sejarahnya agar Ziarah Anda bermakna dan berilmu. Pilih bahasa Anda di bawah untuk memulai.

Semua ayat Al-Qur'an dan hadis diverifikasi terhadap sumber otentik sebelum diterbitkan.

Terjemahan ini adalah draf berbantuan mesin, menunggu tinjauan ulama. Ayat Al-Qur’an dan hadis berbahasa Arab tetap tidak diubah; beberapa nama mungkin belum dilokalkan.

Bab 1 · Makkah Al-Mukarramah - Pengantar

Bab 1 · Makkah Al-Mukarramah - Pengantar

Makkah Al-Mukarramah adalah kota tersuci dalam Islam. Di sinilah Ka’bah berada, yang dijadikan Allah Ta’ala sebagai pusat ibadah bagi seluruh umat manusia. Makkah bukan sekadar sebuah kota, melainkan sebuah sistem tauhid, kedamaian, dan hidayah yang lengkap.

1.1 Ka’bah - Rumah Ibadah Pertama

Al-Qur'an

إِنَّ أَوَّلَ بَيْتٍ وُضِعَ لِلنَّاسِ لَلَّذِي بِبَكَّةَ مُبَارَكًا وَهُدًى لِلْعَالَمِينَ ۝ فِيهِ آيَاتٌ بَيِّنَاتٌ مَقَامُ إِبْرَاهِيمَ وَمَنْ دَخَلَهُ كَانَ آمِنًا

Terjemahan: Sesungguhnya rumah pertama yang dibangun untuk manusia adalah yang di Bakkah (Makkah), yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi seluruh alam. Padanya terdapat tanda-tanda yang jelas: maqam Ibrahim. Dan barang siapa memasukinya, ia menjadi aman.

- Surah Ali ‘Imran (3:96-97)

  • Ka’bah adalah tempat ibadah pertama
  • “Bakkah” adalah nama kuno Makkah
  • Makkah adalah tempat kedamaian dan keamanan
  • Hidayah bukan hanya untuk bangsa Arab, tetapi untuk seluruh umat manusia

1.2 Keagungan Kota Ini

Al-Qur'an

لَا أُقْسِمُ بِهَذَا الْبَلَدِ ۝ وَأَنتَ حِلٌّ بِهَذَا الْبَلَدِ

Terjemahan: Aku bersumpah dengan negeri ini (Makkah), dan engkau (wahai Nabi ﷺ) bertempat tinggal di negeri ini.

- Surah Al-Balad (90:1-2)

1.3 Doa Ibrahim AS untuk Makkah

Al-Qur'an

وَإِذْ قَالَ إِبْرَاهِيمُ رَبِّ اجْعَلْ هَذَا بَلَدًا آمِنًا وَارْزُقْ أَهْلَهُ مِنَ الثَّمَرَاتِ

Terjemahan: Dan ketika Ibrahim AS berdoa: Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini negeri yang aman, dan berilah rezeki penduduknya berupa buah-buahan.

- Surah Al-Baqarah (2:126)

1.4 Pahala Shalat di Masjidil Haram

Hadis

صَلَاةٌ فِي مَسْجِدِي هَذَا أَفْضَلُ مِنْ أَلْفِ صَلَاةٍ فِيمَا سِوَاهُ إِلَّا الْمَسْجِدَ الْحَرَامَ، وَصَلَاةٌ فِي الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ أَفْضَلُ مِنْ مِائَةِ أَلْفِ صَلَاةٍ فِيمَا سِوَاهُ

Satu shalat di masjidku ini (Masjid Nabawi ﷺ) lebih utama daripada seribu shalat di masjid lain, kecuali Masjidil Haram. Dan satu shalat di Masjidil Haram lebih utama daripada seratus ribu shalat di masjid lain.

Sumber: Sunan Ibnu Majah, 1406

1.5 Kecintaan Nabi ﷺ kepada Makkah

Hadis
Demi Allah! Engkau adalah negeri Allah yang terbaik dan yang paling dicintai Allah di antara seluruh negeri. Seandainya aku tidak dipaksa keluar darimu, aku tidak akan pernah meninggalkanmu.

Sumber: Jami‘ at-Tirmizi, 3925 / Sunan Ibnu Majah, 3108

Bab 2 · Umrah

2.1 Apa itu Umrah?

Umrah adalah ibadah yang dilaksanakan di Masjidil Haram (Makkah). Karena tujuannya, Umrah juga disebut “haji kecil”.

2.2 Apa Keutamaan Umrah?

Hadis
Dari satu Umrah ke Umrah berikutnya menjadi penghapus dosa di antara keduanya, dan haji yang mabrur tiada balasan baginya selain surga.

Sumber: Sahih Bukhari, 1773 / Sahih Muslim, 1349a

2.4 Rukun-rukun Umrah

  1. 1

    Ihram

    Niat dan pakaian ihram di Miqat

  2. 2

    Tawaf

    7 putaran mengelilingi Ka’bah

  3. 3

    Sa’i

    7 kali perjalanan antara Shafa-Marwah

  4. 4

    Tahallul (Halq/Qashr)

    Mencukur atau memendekkan rambut

2.5 Tata Cara Umrah yang Benar

Ihram

  • Mandi di Miqat (sunnah)
  • Laki-laki: dua kain putih tanpa jahitan
  • Perempuan: pakaian sopan, wajah terbuka
  • Niat dari dalam hati

Talbiyah

Talbiyah

لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ، لَبَّيْكَ لَا شَرِيكَ لَكَ لَبَّيْكَ، إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ، لَا شَرِيكَ لَكَ

Sumber: Sahih Muslim, 1184

Tawaf

  • 7 putaran mengelilingi Ka’bah (dimulai dari Hajar Aswad)
  • Laki-laki: berjalan cepat pada 3 putaran pertama (Ramal)
  • Mencium Hajar Aswad (jika memungkinkan) atau memberi isyarat kepadanya
  • Dari Rukun Yamani ke Hajar Aswad: Rabbana atina fid-dunya hasanatan…
  • Shalat 2 rakaat (dekat Maqam Ibrahim)

Sa’i (Shafa-Marwah)

Al-Qur'an

إِنَّ الصَّفَا وَالْمَرْوَةَ مِن شَعَائِرِ اللَّهِ

Terjemahan: Sesungguhnya Shafa dan Marwah adalah sebagian dari syiar-syiar Allah.

- Surah Al-Baqarah (2:158)

  • Mulai dari Shafa, berakhir di Marwah - 7 kali perjalanan
  • Di antara lampu hijau: laki-laki berjalan cepat, perempuan dengan langkah biasa

2.7 Doa-doa Penting Umrah

Doa

اللَّهُمَّ رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Ya Allah! Berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka.

Sumber: Sahih Bukhari, 6389

Bab 3 · Haji

3.1 Apa itu Haji?

Al-Qur'an

وَلِلَّهِ عَلَى النَّاسِ حِجُّ الْبَيْتِ مَنِ اسْتَطَاعَ إِلَيْهِ سَبِيلًا

Terjemahan: Dan kewajiban manusia terhadap Allah adalah melaksanakan haji ke Baitullah, yaitu bagi orang yang mampu mengadakan perjalanan ke sana.

- Surah Ali ‘Imran (3:97)

  • Haji adalah rukun Islam yang kelima
  • Hanya wajib bagi mereka yang mampu secara fisik dan finansial
  • Wajib hanya sekali seumur hidup

3.4 Rukun-rukun Haji

  1. 1

    Ihram

    Niat dan pakaian ihram

  2. 2

    Wukuf di Arafah

    9 Zulhijah - Rukun wajib

  3. 3

    Tawaf Ifadah

    Tawaf wajib

  4. 4

    Sa’i

    Shafa-Marwah

3.5 Tata Cara Haji yang Benar (Langkah demi Langkah)

8 Zulhijah (Hari Tarwiyah) - Mina

  • Tiba di Mina, laksanakan 5 shalat
  • Bermalam di Mina (sunnah)

9 Zulhijah (Hari Arafah) - Wukuf di Arafah

Haji tidak sah tanpa Arafah!

  • Wukuf di Arafah dari Zuhur hingga Maghrib - inilah rukun haji yang paling agung
  • Berdoa, memohon ampun, berzikir
  • Kemudian menuju Muzdalifah - menjamak shalat Maghrib dan Isya
  • Bermalam di Muzdalifah (malam 9-10 Zulhijah)
  • Mengumpulkan 70 batu kerikil

10 Zulhijah (Hari Nahr/Kurban) - 4 Amalan

  1. Melempar - hanya Jamrah Aqabah (tiang besar) - 7 batu
  2. Menyembelih kurban
  3. Mencukur atau memendekkan rambut
  4. Tawaf Ifadah + Sa’i

11-13 Zulhijah (Hari Tasyrik) - Melempar Jamrah

Melempar ketiga jamrah setiap hari:

JamrahUkuranBatu
Jamrah UlaKecil7 batu
Jamrah WusthaTengah7 batu
Jamrah AqabahBesar7 batu

Minimal wajib = 49 batu | Sunnah penuh = 70 batu

Bab 4 · Rincian Haji dan Situs-situs Suci

4.1 Masjid Namirah - Pengantar

Masjid Namirah terletak dekat Makkah Al-Mukarramah di padang Arafah. Di sinilah Nabi ﷺ menyampaikan khutbah bersejarah pada Haji Wada‘, yang menegaskan ajaran-ajaran pokok Islam dengan jelas.

Penting: Masjid Namirah hanya dibuka pada 9 Zulhijah (Hari Arafah) - tertutup sepanjang tahun. Hanya pada hari ini azan, khutbah, serta shalat jamak Zuhur + Asar dilaksanakan.

4.2 Jabal Rahmah - Pengantar

Jabal Rahmah adalah bukit kecil yang terletak di tengah Arafah, dikenal juga sebagai “Bukit Kasih Sayang”. Di sinilah Nabi Adam AS dan Hawa (alaihas salam) pertama kali bertemu setelah turun ke bumi.

4.3 Muzdalifah - Pengantar

Muzdalifah adalah nama sebuah lembah yang terletak antara Arafah dan Mina. Dalam Al-Qur’an ia disebut “Masy‘aril Haram”.

  • Setelah Arafah, jamak shalat Maghrib dan Isya di Muzdalifah
  • Malam 9-10 Zulhijah (malam Muzdalifah) - bermalam dalam ibadah
  • Menetap hingga Fajar hukumnya wajib
  • Mengumpulkan 70 batu kerikil untuk melempar jamrah

4.4 Wadi Muhassir - Pengantar

Wadi Muhassir adalah lembah yang terletak antara Muzdalifah dan Mina - mengingatkan pada peristiwa Pasukan Gajah, ketika Allah menurunkan azab melalui burung-burung Ababil. Ini adalah tempat pelajaran dan perenungan.

4.5 Mina - Pengantar

Mina adalah lembah suci Makkah tempat banyak amalan penting haji dilaksanakan: melempar jamrah, menyembelih kurban, mencukur/memendekkan rambut, dan Hari Tasyrik.

4.6 Masjid Al-Khaif (Mina)

Masjid Al-Khaif adalah salah satu masjid tertua dan tersuci di Mina. Disebut juga “Masjid Para Nabi” karena 70 atau 100 nabi pernah shalat di sini.

4.8 Jamarat - Pengantar

Jamarat adalah tiga lokasi di Mina tempat para jamaah melempar batu ke tiang-tiang yang melambangkan setan - sebagai peringatan atas amalan Nabi Ibrahim AS.

JamrahKeterangan
Jamrah UlaTiang terkecil
Jamrah WusthaTiang tengah
Jamrah AqabahTiang terbesar

4.9 Masjid Al-Bai‘ah (Aqabah) - Pengantar

Masjid Al-Bai‘ah terletak dekat Mina, di dekat Jamrah Aqabah. Di sinilah kaum Ansar Madinah membaiat Nabi ﷺ dalam dua baiat besar (pada tahun ke-12 dan ke-13 kenabian).

Bab 5 · Pemakaman dan Masjid - Situs-situs Suci

Hadis - Ziarah Kubur
Dahulu aku melarang kalian menziarahi kubur, maka sekarang ziarahilah. - Nabi ﷺ

Sumber: Sahih Muslim, 977

5.1 Jannatul Mu‘alla

Jannatul Mu‘alla adalah pemakaman tertua dan tersuci di Makkah Al-Mukarramah. Di sini dimakamkan: Sayyidah Khadijah RA, Abu Thalib, Abdullah bin Zubair RA, Ummu Hani RA, dan para pemuka Quraisy.

5.2 Masjid Jin

Di sini serombongan jin mendengarkan bacaan Nabi ﷺ lalu memeluk Islam dan berjanji melindunginya - masjid ini dibangun untuk mengenang peristiwa tersebut.

5.3 Masjid Syajar

Di sini sebatang pohon mengenali Nabi ﷺ, membungkuk memberi salam, dan bersaksi atas kenabiannya - masjid ini dibangun di tempat peristiwa mukjizat tersebut.

5.4 Masjid Al-Fath (Masjid Ar-Rayah)

Terletak di Jabal Al-Fath - bendera Islam dikibarkan di sini pada Fathu Makkah.

5.5 Masjid Al-Hijabah

Masjid ini dinamai dari “Hijabah” - yaitu tanggung jawab membuka, menutup, dan menjaga Ka’bah. Pada hari Fathu Makkah, Nabi ﷺ bersabda: “Mulai hari ini, tugas pemegang kunci Ka’bah tetap pada kalian; ia akan tetap di tangan kalian sampai Hari Kiamat.”

5.6 Tempat Kelahiran Nabi ﷺ - Masjid Al-Mawlid

Nabi ﷺ dilahirkan di rumah Bani Hasyim di Makkah Al-Mukarramah. Kelahiran: 12 Rabiul Awal, Tahun Gajah - sekitar 570 M.

5.7 Qashr As-Saqif (قَصْرُ السَّقِيفِ)

Situs bersejarah kuno di Makkah Al-Mukarramah - terkait dengan rumah-rumah lama Bani Hasyim. “Saqf” berarti atap atau naungan.

5.8 Maqbarat Al-‘Adl

Pemakaman bersejarah di Makkah tempat hukuman-hukuman Islam pernah dilaksanakan. Nama kawasan ini berasal dari “Al-‘Adl” (keadilan).

5.9 Pemakaman Para Syuhada

Terletak dekat jalan Al-Ji‘ranah di Makkah - para syuhada dari berbagai peperangan dimakamkan di sini.

5.10 Wa’dul Banat - Mengubur Anak Perempuan Hidup-hidup

Al-Qur'an

وَإِذَا الْمَوْءُودَةُ سُئِلَتْ ۝ بِأَيِّ ذَنبٍ قُتِلَتْ

Terjemahan: Dan apabila bayi perempuan yang dikubur hidup-hidup ditanya: karena dosa apa ia dibunuh?

- Surah At-Takwir (81:8-9)

Pada masa Jahiliah, sebagian kabilah Arab mengubur anak-anak perempuan mereka hidup-hidup. Setelah datangnya Nabi ﷺ, praktik ini dinyatakan haram, dan anak perempuan disebut sebagai rahmat.

5.11 Masjid Tan‘im (Masjid Aisyah RA)

Miqat terdekat dari Makkah - orang yang tinggal di dalam Makkah berihram untuk Umrah dari sini.

5.12 Masjid Al-Ji‘ranah

Miqat penting di Makkah - miqat yang paling terkenal setelah Masjid Tan‘im.

5.13 Masjid Sulh Hudaibiyah

Tempat Perjanjian Hudaibiyah antara Nabi ﷺ dan Quraisy pada 6 H - di sinilah pula terjadi Baiat Ridwan.

Al-Qur'an

لَقَدْ رَضِيَ اللَّهُ عَنِ الْمُؤْمِنِينَ إِذْ يُبَايِعُونَكَ تَحْتَ الشَّجَرَةِ

Terjemahan: Sungguh Allah telah rida terhadap orang-orang mukmin ketika mereka berbaiat kepadamu di bawah pohon.

- Surah Al-Fath (48:18)

5.14 Jabal Nur + Gua Hira

Di sini wahyu pertama turun - Surah Al-‘Alaq (96:1-5). Islam bermula di tempat ini.

5.15 Jabal Tsur + Gua Tsur

Pada peristiwa Hijrah, Nabi ﷺ dan Abu Bakar Ash-Shiddiq RA bermalam tiga malam di sini. Dalam perlindungan khusus Allah - peristiwa mukjizat sarang laba-laba dan telur burung merpati.

Al-Qur'an

إِذْ يَقُولُ لِصَاحِبِهِ لَا تَحْزَنْ إِنَّ اللَّهَ مَعَنَا

Terjemahan: Ketika ia berkata kepada sahabatnya: Jangan bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita.

- Surah At-Taubah (9:40)

5.16 Jabal Khandamah

Gunung bersejarah di Makkah - pada Fathu Makkah, Nabi ﷺ memilih jalan di dekatnya untuk memasuki kota.

5.17 Museum Kiswah

Museum megah yang didedikasikan untuk Kiswah (kain sutra hitam penutup Ka’bah). Setiap tahun pada 9 Zulhijah, Kiswah lama diganti dengan yang baru - dihiasi ayat-ayat Al-Qur’an yang disulam dengan benang emas dan perak.

5.18 Saluran Air Zubaidah

Sayyidah Zubaidah binti Ja‘far (istri Khalifah Abbasiyah Harun Ar-Rasyid) secara pribadi mendanai pembangunan saluran air megah dari pegunungan Taif ke Makkah - untuk melayani para jamaah haji. Proyek kesejahteraan umum terbesar pada masanya.

Bab 6 · Taif - Situs-situs Suci

6.1 Pengantar tentang Taif

Taif adalah kota terkenal dan bersejarah di Arab Saudi - terletak di sebelah timur Makkah di Pegunungan Sarawat. Pada tahun kesepuluh kenabian, Nabi ﷺ melakukan perjalanan ke Taif. Penduduk Taif melempari beliau dengan batu - namun Nabi ﷺ tidak mengutuk mereka, melainkan mendoakan rahmat bagi mereka.

“Taif adalah kota tempat batu-batu dilemparkan, namun sebagai balasannya doa-doa pun naik - tempat penderitaan diberikan, namun dari sanalah bermula era rahmat yang baru.”

6.2 Sayyidina Abdullah bin Abbas RA - Pengantar

Sepupu Nabi ﷺ - dikenal dalam Islam sebagai “Turjumanul Qur’an” (Penafsir Al-Qur’an). Beliau wafat di Taif pada 68 H dan dimakamkan di sana - kemudian dibangun makam dan masjid di tempat itu.

Doa Nabi

اللَّهُمَّ عَلِّمْهُ الْحِكْمَةَ وَتَأْوِيلَ الْكِتَابِ

Ya Allah! Berilah ia pemahaman agama dan ajarilah ia takwil (penafsiran) Al-Qur’an.

Sumber: Sunan Ibnu Majah, 166

6.3 Wadi Matsna

Inilah lembah tempat Nabi ﷺ beristirahat setelah cobaan berat di Taif dan memanjatkan doa masyhur ini kepada Allah:

Doa Taif

اللَّهُمَّ إِلَيْكَ أَشْكُو ضَعْفَ قُوَّتِي وَقِلَّةَ حِيلَتِي وَهَوَانِي عَلَى النَّاسِ

Ya Allah! Hanya kepada-Mu aku mengadukan kelemahan kekuatanku, keterbatasan dayaku, dan kehinaanku di hadapan manusia.

Sumber: Ath-Thabrani

6.4 Masjid Addas

Di sini Addas RA (seorang pelayan) menyuguhkan anggur kepada Nabi ﷺ dan, setelah mendengar “Bismillah”, ia memeluk Islam - momen yang lembut namun sangat berpengaruh dalam sejarah dakwah Islam.

6.5 Masjid Ali RA (Taif)

Terletak dekat Kota Tua Taif - dikaitkan dengan Sayyidina Ali bin Abi Thalib RA.

6.6 Masjid Rasul ﷺ

Terletak dekat Kota Tua - situs yang terkait dengan perjalanan Nabi ﷺ ke Taif.

6.7 Masjid Wadi Rahmah

Terletak di Wadi Rahmah yang masyhur di Taif - tempat rahmat Allah mendatangkan ketenangan bagi Nabi ﷺ.

6.8 Masjid Qarnul Manazil (Miqat Najd)

Terletak dekat Taif - miqat yang ditetapkan bagi penduduk Najd (batas untuk berihram haji atau umrah).

6.9 Al-Syafa

Al-Syafa adalah dataran tinggi tertinggi dan termasyhur di Taif - bagian dari Pegunungan Sarawat. Terkenal dengan iklimnya yang sejuk dan keindahan alamnya.

6.10 Pasar Ukaz

Pasar kuno dan masyhur di dunia Arab - pusat perdagangan, sastra, syair, dan penyelesaian hukum.

6.11 Bab Al-Rai‘ (باب الريع)

Gerbang kota masyhur di Taif kuno - dahulu merupakan bagian dari Tembok Kota Taif.

6.12 Taman Mawar Taif (ورد الطائف)

Ward Taif (Mawar Taif) - varietas mawar yang terkenal di seluruh dunia. Dibudidayakan di sekitar Syafa dan Hada - selama berabad-abad ditanam untuk pembuatan parfum dan wewangian.

Bab 7 · Madinah Al-Munawwarah - Situs-situs Suci

Bab 7 · Madinah Al-Munawwarah - Situs-situs Suci

7.1 Madinah Al-Munawwarah

Kota tersuci kedua dalam Islam - di sinilah Nabi ﷺ meletakkan dasar masyarakat Islam. Nama lamanya adalah Yatsrib; setelah Hijrah disebut “Madinatun Nabi ﷺ” (Kota Nabi).

Hadis

اللَّهُمَّ حَبِّبْ إِلَيْنَا الْمَدِينَةَ كَحُبِّنَا مَكَّةَ أَوْ أَشَدَّ

Ya Allah! Jadikanlah kami mencintai Madinah sebagaimana kami mencintai Makkah, atau bahkan lebih.

Sumber: Sahih Bukhari, 1889

7.2 Raudhah

Hadis
Di antara rumahku (kamar) dan mimbarku terdapat sebuah taman dari taman-taman surga, dan mimbarku berada di atas telagaku. - Nabi ﷺ

Sumber: Sahih Muslim, 1391

7.3 Jannatul Baqi

Pemakaman suci yang berada tepat di samping Masjid Nabawi - di sini dimakamkan:

Ummahatul Mukminin RA (di Jannatul Baqi)

  • Sayyidah Aisyah RA
  • Sayyidah Hafshah RA
  • Sayyidah Ummu Salamah RA
  • Sayyidah Zainab binti Jahsy RA
  • Sayyidah Zainab binti Khuzaimah RA
  • Sayyidah Juwairiyah RA
  • Sayyidah Shafiyyah RA
  • Sayyidah Ummu Habibah RA
  • Sayyidah Saudah RA

Sayyidah Khadijah RA - dimakamkan di Makkah (Jannatul Mu‘alla) | Sayyidah Maimunah RA - dimakamkan di Sarif (dekat Makkah)

Ahlul Bait RA (di Jannatul Baqi)

  • Sayyidah Fatimah RA (putri Nabi ﷺ)
  • Sayyidina Hasan bin Ali RA
  • Sayyidina Abbas RA (paman Nabi ﷺ)
  • Sayyidina Ali Zainal Abidin (rahimahullah)
  • Sayyidina Muhammad Al-Baqir (rahimahullah)
  • Sayyidina Ja‘far Ash-Shadiq (rahimahullah)

Sahabat Termasyhur RA (di Jannatul Baqi)

  • Sayyidina Utsman bin Affan RA (Khalifah Ketiga)
  • Sayyidina Sa‘d bin Abi Waqqash RA
  • Sayyidina Abdurrahman bin Auf RA
  • Sayyidina As‘ad bin Zurarah RA (Ansar pertama)
  • Sayyidina Abdullah bin Mas‘ud RA

7.4 Masjid Al-Ghamamah

Terletak dekat Masjid Nabawi - Nabi ﷺ melaksanakan shalat Id dan Istisqa (shalat minta hujan) di sini. Karena berkumpulnya awan untuk hujan, ia dinamai “Ghamamah” (yang berarti: awan).

7.5 Masjid Abu Bakar RA

Terletak dekat Masjid Al-Ghamamah - setelah Nabi ﷺ, Sayyidina Abu Bakar RA mengimami shalat Id di sini.

7.6 Masjid Bilal RA

Dikaitkan dengan Sayyidina Bilal bin Rabah RA, muazin pertama dalam Islam - setelah wafatnya Nabi ﷺ, mengumandangkan azan menjadi sangat menyakitkan baginya.

7.7 Masjid Ali RA (Madinah)

Dikaitkan dengan Sayyidina Ali bin Abi Thalib RA - sepupu Nabi ﷺ, menantunya, dan Khalifah Rasyidin keempat.

7.8 Masjid Jum‘ah

Setelah Hijrah, Nabi ﷺ melaksanakan shalat Jumat pertama di sini - dalam perjalanan dari Quba ke Madinah.

7.9 Masjid Quba

Masjid pertama dalam Islam - setelah Hijrah, Nabi ﷺ terlebih dahulu meletakkan dasar masjid ini.

Hadis - Keutamaan
Barang siapa berwudu di rumahnya lalu datang ke Masjid Quba dan shalat di sana, ia memperoleh pahala setara Umrah.

Sumber: Sunan Ibnu Majah, 1412

7.10 Sumur Cincin (Bir Al-Khatam)

Dikaitkan dengan cincin perak Nabi ﷺ (yang bertuliskan “Muhammad Rasulullah”). Menurut riwayat, cincin itu jatuh ke sumur ini pada masa Sayyidina Utsman RA.

7.11 Bir Ruma

Sayyidina Utsman bin Affan RA membeli sumur ini dan mewakafkannya di jalan Allah - amal sedekah jariah terbesar dalam sejarah Islam.

7.12 Bir Ghars

Sumber air favorit Nabi ﷺ - beliau berwasiat agar setelah wafatnya, jenazahnya dimandikan dengan air dari Bir Ghars.

7.13 Bustan Al-Mustaqbal

Taman publik modern di Madinah - lingkungan ramah keluarga dengan area bermain anak dan jalur pejalan kaki. Bukan situs keagamaan, melainkan taman rekreasi modern kota.

7.14 Masjid Qiblatain

Tempat kiblat diubah di tengah shalat - dari Baitul Maqdis ke Ka’bah. “Qiblatain” berarti: dua kiblat.

Di dalamnya terdapat dua mihrab - kiblat lama dan baru. Sekitar 5 km dari Masjid Nabawi ﷺ.

7.15 Jabal Khandaq + Tujuh Masjid

Perang Khandaq (Ahzab) - pada 5 H, pasukan musuh lebih dari 10.000 orang menghadapi 3.000 kaum muslimin - atas saran Salman Al-Farisi RA, sebuah parit digali. Allah menolong kaum muslimin melalui badai angin dan para malaikat.

Masajid Sab‘ah (7 Masjid)

  1. Masjid Al-Fath (yang paling terkenal)
  2. Masjid Salman Al-Farisi
  3. Masjid Abu Bakar
  4. Masjid Umar
  5. Masjid Ali
  6. Masjid Sa‘d bin Mu‘adz RA
  7. Masjid Sa‘d bin Ubadah RA

7.17 Jabal Uhud / Perang Uhud

Hadis
Uhud adalah gunung yang mencintai kita dan kita mencintainya. - Nabi ﷺ

Sumber: Sahih Muslim, 1393

3 H - 3.000 pasukan di bawah Abu Sufyan melawan 700 kaum muslimin. Ketika para pemanah meninggalkan posisi mereka, musuh menyerang dari belakang - jalannya perang pun berbalik. Nabi ﷺ terluka namun tidak mengutuk, beliau hanya berdoa: “Ya Allah! Berilah petunjuk kepada kaumku.”

7.20 Pemakaman Para Syuhada Uhud

70 sahabat RA gugur syahid dalam Perang Uhud - mereka dimakamkan di sini.

Sayyidus Syuhada - Sayyidina Hamzah bin Abdul Muththalib RA

Paman Nabi ﷺ - syahid terbesar dalam perang ini - gelar “Sayyidus Syuhada” (Penghulu Para Syuhada) dianugerahkan kepadanya oleh Nabi ﷺ.

Para Syuhada Uhud
#NamaKelompok
1Hazrat Hamza bin Abdul-Muttalib RA (Sayyid-ush-Shuhada)Muhajireen
2Mus‘ab bin UmairMuhajireen
3Abdullah bin JahshMuhajireen
4Amir bin Abi WaqqasMuhajireen
5Safwan bin BaydaMuhajireen
6Suhayl bin BaydaMuhajireen
7Aqil bin BukairMuhajireen
8Aamir bin BukairMuhajireen
9Rafi‘ bin Mu‘allaMuhajireen
10Abu Huzayfah bin UtbahMuhajireen
11Sa‘d bin Rabi‘Ansar - Bani Aws
12Anas bin NadrAnsar - Bani Aws
13Hanzala bin Abi ‘Aamir (Ghasil-ul-Malaika)Ansar - Bani Aws
14Abdullah bin Amr bin HaramAnsar - Bani Aws
15Harith bin AtikAnsar - Bani Aws
16Rifa‘ah bin WaqshAnsar - Bani Aws
17Malik bin SinanAnsar - Bani Aws
18Ziyad bin SakanAnsar - Bani Aws
19Yazid bin SakanAnsar - Bani Aws
20Amr bin Mu‘adhAnsar - Bani Aws
21Harith bin SuhaibAnsar - Bani Aws
22Sahl bin QaisAnsar - Bani Aws
23Thabit bin WaqshAnsar - Bani Aws
24Nu‘man bin MalikAnsar - Bani Aws
25Qais bin Rabi‘Ansar - Bani Aws
26Mas‘ud bin AwsAnsar - Bani Aws
27Abdullah bin SahlAnsar - Bani Khazraj
28Ubaid bin Ta‘labahAnsar - Bani Khazraj
29Abdullah bin JabirAnsar - Bani Khazraj
30Rafi‘ bin MalikAnsar - Bani Khazraj
31Hubab bin MunzirAnsar - Bani Khazraj
32Harith bin ‘AdiAnsar - Bani Khazraj
33Abdullah bin QaisAnsar - Bani Khazraj
34Amir bin ZiyadAnsar - Bani Khazraj
35Habbab bin QaisAnsar - Bani Khazraj
36Jabir bin AtiqAnsar - Bani Khazraj
37Qais bin MalikAnsar - Bani Khazraj
38Amr bin ZaidAnsar - Bani Khazraj
39Salim bin UmairAnsar - Bani Khazraj
40Abdullah bin AtiqRiwayati
41Thabit bin DakhshRiwayati
42Harith bin QaisRiwayati
43Abdullah bin QatadahRiwayati
44Mas‘ud bin Rabi‘Riwayati
45Zaid bin Harithah (ikhtilaf)Riwayati
46Amr bin SakanRiwayati
47Abdullah bin ThabitRiwayati
48Malik bin QaisRiwayati
49Numan bin ThabitRiwayati

Tidak ada kesepakatan ulama atas seluruh 70 nama - riwayat-riwayat berbeda - namun mereka semua adalah para syuhada besar Islam.

7.18 Gua Uhud + 7.19 Masjid Al-Fasih

Setelah Perang Uhud, Nabi ﷺ beristirahat di gua kecil (Gua Uhud) di Jabal Uhud - sementara para sahabat RA berjaga. Masjid Al-Fasih berada di bawah gua ini - dibangun kemudian - menandai tempat Nabi ﷺ shalat.

7.21 Rumah Sayyidah Fatimah RA

Di sisi timur Masjid Nabawi ﷺ - kini termasuk dalam perluasan Masjid Nabawi. Sebuah rumah yang sangat kecil dan sederhana - di sinilah Imam Hasan RA dan Imam Husain RA dibesarkan.

Bab 8 · Badar - Situs-situs Suci

8.1 Perang Badar

17 Ramadan, 2 H - perang pertama dan penentu dalam Islam. Sekitar 130 km barat daya Madinah. Kaum muslimin: 313 (2 kuda, 70 unta) melawan Quraisy: 1.000.

Tujuannya adalah kafilah dagang, bukan peperangan - tetapi Quraisy memaksakan perang. Allah mengirim 1.000 malaikat sebagai pertolongan - 70 orang kafir terbunuh, 70 tertawan, dan 14 kaum muslimin gugur syahid.

8.2 Masjid Al-Arisy

Terletak dekat medan perang Badar - di mana Nabi ﷺ berdoa dengan begitu khusyuk pada hari Badar hingga selendangnya terjatuh dari pundaknya - Sayyidina Abu Bakar RA menghiburnya: “Wahai Rasulullah ﷺ, Allah pasti menepati janji-Nya.”

8.3 Turunnya Para Malaikat (Pertolongan Ilahi)

Al-Qur'an

إِذْ تَسْتَغِيثُونَ رَبَّكُمْ فَاسْتَجَابَ لَكُمْ أَنِّي مُمِدُّكُم بِأَلْفٍ مِّنَ الْمَلَائِكَةِ مُرْدِفِينَ

Terjemahan: Ketika kalian memohon pertolongan kepada Tuhan kalian, lalu Dia mengabulkannya: Sesungguhnya Aku akan menolong kalian dengan seribu malaikat yang datang berturut-turut.

- Surah Al-Anfal (8:9)

8.4 Pemakaman Para Syuhada Badar

Terletak dekat medan perang Badar - 14 sahabat RA dimakamkan di sini.

Para Syuhada Badar
#NamaKelompok
1Umair bin Abi Waqqas RAMuhajireen
2Safwan bin Al-Bayda RAMuhajireen
3Rafi‘ bin Al-Mu‘alla RAAnsar - Bani Khazraj
4Sa‘d bin Khaythama RAAnsar - Bani Aws
5Mubashshir bin Abdul Munzir RAAnsar - Bani Aws
6Harith bin ‘Ateek RAAnsar - Bani Aws
7Mu‘az bin Afra RAAnsar - Bani Aws
8Yazid bin Al-Harith RAAnsar - Bani Khazraj
9Suhayl bin Al-Bayda RAAnsar - Bani Khazraj
10‘Auf bin Afra RAAnsar - Bani Khazraj
11Mu‘awwiz bin Afra RAAnsar - Bani Khazraj
12Harith bin Suraqa RAAnsar - Bani Khazraj
13Harith bin ‘Auf RAAnsar - Bani Khazraj
14Dhakwan bin Abd Qais RAAnsar

Lampiran · Istri dan Anak Nabi ﷺ

Istri-istri Nabi ﷺ (Ummahatul Mukminin) - 11 Istri

Pada saat Nabi ﷺ wafat, 9 istri masih hidup.

  1. 1

    Sayyidah Khadijah binti Khuwailid RA

    Pernikahan: Nabi ﷺ usia 25 | Khadijah RA usia 40 | Pernikahan pertama dan terlama (25 tahun) | Orang pertama yang memeluk Islam

  2. 2

    Sayyidah Saudah binti Zam‘ah RA

    Pernikahan: Nabi ﷺ usia 50 | Beliau seorang janda yang tidak memiliki sandaran

  3. 3

    Sayyidah Aisyah binti Abu Bakar RA

    Pertunangan: usia 6 | Pernikahan disempurnakan: usia 9 | Usia Nabi ﷺ: sekitar 53

  4. 4

    Sayyidah Hafshah binti Umar RA

    Pernikahan: Nabi ﷺ usia 54 | Janda seorang syuhada

  5. 5

    Sayyidah Zainab binti Khuzaimah RA

    Pernikahan: usia 55 | Gelar: Ummul Masakin (Ibu kaum miskin) | Wafat: 8 bulan kemudian

  6. 6

    Sayyidah Ummu Salamah RA

    Pernikahan: usia 56 | Janda dengan anak-anak

  7. 7

    Sayyidah Zainab binti Jahsy RA

    Pernikahan: usia 57 | Catatan khusus: atas perintah Allah dalam Al-Qur’an (Surah Ahzab)

  8. 8

    Sayyidah Juwairiyah binti Harits RA

    Pernikahan: usia 58 | Dampak: seluruh kabilahnya dibebaskan

  9. 9

    Sayyidah Ummu Habibah RA

    Pernikahan: usia 59 | Akad nikah berlangsung di Habasyah

  10. 10

    Sayyidah Shafiyyah binti Huyay RA

    Pernikahan: usia 59 | Nasab: dari keluarga Yahudi

  11. 11

    Sayyidah Maimunah binti Harits RA

    Pernikahan: usia 60 | Pernikahan terakhir

Anak-anak Nabi ﷺ - Total 7

#NamaIbuWafat
1Sayyidina Qasim RASayyidah Khadijah RAMasa kanak-kanak (di bawah 2 tahun)
2Sayyidina Abdullah RASayyidah Khadijah RAMasa kanak-kanak
3Sayyidah Zainab RASayyidah Khadijah RAPada usia 31
4Sayyidah Ruqayyah RASayyidah Khadijah RAPada usia 22
5Sayyidah Ummu Kultsum RASayyidah Khadijah RAPada usia 29
6Sayyidah Fatimah RASayyidah Khadijah RAUsia 29 - 6 bulan setelah wafatnya Nabi ﷺ
7Sayyidina Ibrahim RAMariyah Al-Qibtiyah RAPada usia 18 bulan

Anak-anak dari Para Istri (Rincian)

Sayyidah Zainab RA

Suami: Abul Ash bin Rabi‘ | Anak: Ali RA (wafat semasa kecil), Umamah RA

Sayyidah Ruqayyah RA

Suami: Sayyidina Utsman bin Affan RA | Anak: Abdullah RA (wafat semasa kecil)

Sayyidah Ummu Kultsum RA

Suami: Sayyidina Utsman RA | Tidak memiliki anak

Sayyidah Fatimah RA

Suami: Sayyidina Ali bin Abi Thalib RA | Anak: Hasan RA, Husain RA, Muhsin RA (wafat), Zainab RA, Ummu Kultsum RA

Penutup

Panduan ini tidak ditulis untuk pamer atau menunjukkan diri, melainkan disusun semata-mata untuk bimbingan yang benar bagi umat Islam.

Seluruh ziarah, peristiwa, dan situs suci yang disebutkan di dalamnya telah disajikan dalam sinaran Al-Qur’an, hadis sahih, dan riwayat-riwayat yang tepercaya.

Upaya kami adalah agar perjalanan ini bukan sekadar wisata tempat, melainkan perjalanan iman, perenungan, dan keyakinan - di mana pada setiap langkah terasa ajaran Nabi ﷺ, pengorbanan para sahabat RA, dan ruh Islam.

آمِيْن يَا رَبَّ الْعَالَمِيْن